Oleh: Heri Ispriyahadi
Judul : Mukjizat Shalat Malam : Pembuka Pintu Kesuksesan & Kebahagiaan
Pengarang : H. Roni Tabrono
Penerbit : DAR! Mizan
Halaman : 186 halaman
Cetakan : Pertama (Januari 2009)
Aku dekat engkau dekat, aku jauh engkau jauh”, adalah bait penggalan lagu yang dinyanyikan Bimbo. Bait ini sangat cocok untuk menggambarkan hubungan manusia dengan sang khalik. Allah SWT akan menyayangi hambanya yang rajin dan taat beribadah. Sebaliknya mengacuhkan orang-orang yang sengaja menjauh dari Nya. Kendaraan apa yang sangat ampuh untuk membina hubungan mesra dengan Allah SWT?. Ternyata shalat tahajud menjadi jawabannya. Shalat ini adalah ibadah sunah yang menduduki ranking tertinggi. Keutamaan shalat Tahajud tidak diragukan lagi.
Bagi yang rutin menjalankan shalat tahajud dengan ikhlas akan memperoleh kemulian baik di dunia maupun akhirat. Siapapun sangat dianjurkan untuk menjalankan shalat malam ini. Tidak kecuali para remaja yang menjadi target dari buku ini. Sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan di masa mendatang, para remaja harus digarap dengan serius. Mereka perlu dibimbing dan diarahkan agar tidak terjerumus pada tindakan yang negatif seperti narkoba atau tindakan kriminal lainnya.
Masa remaja merupakan masa yang labil karena saat pencarian jati diri. Apabila pencariannya tepat sasaran, mereka akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan dewasa dalam berfikir maupun bertindak. Namun sebaliknya, salah bergaul akan membawa bencana di kemudian hari. Oleh karena itu, para remaja perlu bimbingan, arahan dan petunjuk yang mengantarkan mereka pada jalan kebenaran. Melalui buku ini, penulis mengajak para pembaca remaja agar menjadikan shalat tahajud menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidupnya. Untuk menggapai tujuan tersebut, penulis membedah secara tuntas mengenai shalat tahajud. Ternyata banyak keistemewaan yang akan kita unduh dengan melakukan shalat tahajud.
Penulis menyadari bahwa para remaja sulit ditaklukkan hanya dengan sentuhan penjelasan berdasarkan tuntunan agama. Fakta dan hasil-hasil studi empiris diperlukan untuk memperkuat argumentasi keutamaan shalat tahajud. Melalui pendekatan ini, para remaja terbuka pikirannya betapa dasyatnya mukjizat yang terkandung shalat sunah tahajud.
Tidak dipungkiri bahwa musuh terbesar yang dihadapi kita bukan tentara musuh dengan peralatan yang super canggih. Namun musuh tersebut berada pada diri kita sendiri. Setan yang berada disekiling kita akan selalu berupaya menggagalkan kita agar tidak menjalankan shalat tahajud. Terlebih shalat malam ini dilakukan di tengah malam saat orang lain terlelap tidur dengan nyenyaknya. Rasa kantuk dan malas merupakan godaan terberat. Apalagi kalau semalaman kita begadang. Namun kesemua itu akan sirna setelah membaca dan menghayati isi buku ini. Dalam buku ini para pembaca remaja akan memperoleh tip-tip mengenai tidur dan shalat tahajud serta bagaimana agar terbiasa menjalankan shalat tahajud.
Sistematika dan alur penulisan buku ini tertata rapi dan runtut. Namun gaya bahasa populer yang dipilih masih tergolong standar. Padahal sasaran yang dituju ini adalah kaum remaja. Akan lebih menarik kalau penulis mampu membawakan gaya tulisan yang disukai anak muda. Bahasa gaul dan jargon-jargon yang populer di kalangan remaja bisa dipertimbangkan untuk diselipkan. Strategi ini diharapkan dapat membawa emosi para remaja larut didalamnya. Terlepas dari kekurangan tersebut, buku ini layak dikonsumsi para remaja. Kehadiran buku ini diharapkan mampu menjadi perekat para remaja untuk lebih intensif berkomunikasi dengan sang khalik. Kalau shalat tahajud sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam diri remaja, sudah dipastikan masa depan bangsa ini akan menuju kearah yang lebih baik.
30 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar